BSA SAV-20 1948 Careeta Machine

Jangan tertipu penampilannya sob. Karena sepeda motor yang Nampak seperti onggokan mesin itu, tanpa variasi warna cat maupun finishing halus mengkilat, justru berhasil menjadi juara pada ajang Kustomfest 2020 di Jepang, awal Januari tahun lalu,untuk kategori paling bergengsi, Free For All (FFA).

Motor karya rumah modifikasi Retrogrades Slaughter House (RSH), Bandung, Jawa Barat ini bertagline ‘Careeta Machine’ atau Kereta Mesin. Tampilan khas warna besi apa adanya justru yang menjadi poin utama bisa menang. Konsep ‘metal expose’ yang kental sukses memikat juri. Paduan mesin BSA jadul dan suspensi Royal Enfield menjadikan kolaborasi Careeta Machine semakin menawan.

Radityo Martin, sang kreator merasa melalui tampilan tanpa cat dan menonjolkan warna asli besi, maka konsep modifikasinya akan kian terlihat sempurna. Punggawa RSH ini mengaku sebenarnya tak menduga bisa menang. Meski begitu, dia mengakui karakter sepeda motor kustom bikinannya punya daya saing kuat. ”Say amengerjakan Careeta Machine ini selama enam bulan. Tapi memikirkan konsepnya butuh waktu lebih dari setahun. Semua dikerjakan dengan sistem trial and error. Kalau nggak cocok, saya bongkar lagi. Semua ide mengalir begitu saja dan semua saya bikin secara handmade, termasuk suspensi serta ide rebahnya,” kata Didot, sapaan akrab Radityo. Konsep Kereta Mesin menonjolkan sebuah kendaraan gagah yang terstruktur kuat dari rangkaian besi. Finishing-nya saya beri sedikit pewarnaan hitam untuk bayangan,” jelas pria ini.

Rangkaian pengerjaan dimulai dari tangki bahan bakar yang desainnya me­nyerupai blok mesin, berlanjut kepengerjaan tangki oli, spakbor belakang, hingga setang. Se­telah semua terkonsep, Didot memasang mesin BSA tipe SAV-20 lansir­an 1948 yang lantas dikolaborasi dengan transmisi empat percepatan milik Royal Enfield 1956. Untuk mendukung performa, diaplikasikan karburator Mikuni Kogyo Venturi 32 mm. Pengapian menggunakan instalasi Magnetto dengan sumber kelistrikan berarus DC.

Usai semua terinstal, Didot mulai memikirkan aksesoris yang tepat. Ban Avon Speedmaster MK II ukuran 3.00 depan dan belakang ditempelkan pada pelek jari-jari gaya Eropa. Memberikesan retro. Uniknya, lampu depan terpasang di bagian bawah mesin dengan dua bohlam tersembunyi. Jok kustom motif anyam dari pelapis bahan kulit memperkuat style retro. Sedangkan speedo­meternya merek Smith England. Sentuhan akhir pada tangk iseperti sambungan baut dan tutup dari kuningan membuatnya tambah sangar.

Bikin Juri Keder

Careeta Machine ini ternyata bikin semua terkesima, termasuk para juri. Selain semua dikerjakan secara handmade, termasuk penggunaan sasis dan bodi. Yang tak kalah menarik adalah pengaplikasian suspensi. Untuk depan menggunakan model cangkrang, mirip sepeda motor Inggris jaman baheula. Sedangkan suspensi belakang mengadopsi teknik horizontal plunger. Ini yang sempat membuat juri bingung dan harus dite sdulu, apakah suspensi rebah itu berfungsi atau tidak. ”Ya kalau boleh dibilang ini salah satu bentuk inovasi saya. Alasannya biar nyaman meski sasis dibuat rigid. Dengan memasang secara horizontal, skema rigid tetap terjaga,” jelasDidot.

”Saya sempat ragu dengan suspensi rebah yang diletakkan di bawah sasis, apakah berfungsi? Ternyata setelah saya coba, berfungsi dan membuat sepeda motor menjadi nyaman dengan sasis rigid. Inovasi dan karakter sepeda motor ini sangat kuat,” terang Edy, salah seorang juri.

Data Spesifikasi

Mesin BSA, type SAV-20, tahunpembuatan 1948
Transmisi 4 percepatanaplikasidari Royal Enfield tahun 1956
Pengapian :Magnetto.
Kelistrikan :Arus DC
Karburator: Mikuni Kogyo venturi 32mm
Frame: All hand made by Retrogrades Slaughter House
Body: Gas tank, oil tank, rear fender, single seat, front suspension, handle bar, etc handmade by RSH
Wheel Set Depan: Drumbrake (Europe Motorcycle 36 spoke) with 21” black alloy rims & ban avon speed master MK II-3.00
Belakang: Drumbrake (Jawa CZ 36 spoke) with 21”black alloy rims & ban avon speed master MK II-3.00
Jok: Motif anyammengenakankulit
Speedo meter :Smith England
Suspensidepan :Cangkrang
Suspensibelakang :Horizontal Plunger
Konsep cat :Metal expose w/ black shanding (raw)