Harga Vespa 946 Indonesia Bakal Lebih dari Rp 150 Juta

Setelah kabarnya sempat menghilang beberapa waktu yang lalu, akhirnya kepastian terkait peluncuran Vespa 946 di Indonesia secara perlahan mulai menunjukkan titik terang. Pratiwi Halim selaku Direktur Pemasaran PT Piaggio Indonesia telah memastikan bahwa Vespa 946 akan meluncur tahun ini. Kemudian mengingat jumlah stok yang masuk juga sangat terbatas, maka harga Vespa 946 Indonesia nantinya akan berada di angka Rp 150 juta lebih.

Vespa 946 bisa dibilang merupakan salah satu produk Vespa yang mendapat pembaharuan (modernisasi) dengan menanggalkan beberapa ciri khas yang selama ini sudah terlanjur melekat dalam sosok Vespa. Beberapa diantaranya adalah keputusan Vespa yang akhirnya mengganti bahan baja yang selama ini digunakan dengan material aluminium (setang, saddle support, tangkai kaca spion, mudguard depan), dengan tujuan untuk mengurangi bobot dan mendapatkan efisiensi bahan bakar. Selain itu, untuk pertama kalinya juga Vespa mengaplikasikan suspensi horizontal yang bisa diatur sesuai kebutuhan (adjustable).

Skuter matik yang pertama kali diperkenalkan pada publik lewat ajang EICMA 2012 di Milan ini menawarkan desain yang ikonik dengan gaya klasik yang disandingkan dengan unsur-unsur futuristik seperti kursi unik model melayang (cantilevered seat), instrumen panel LCD, dan LED di lampu depan/belakang.

Menurut Piaggio, wheelbase 946 lebih panjang dari Vespa GTX sehingga lebih stabil saat berkendara. Namun masalah bobot dan sudut kemudi tetap membawa semangat LX. Putaran kedua roda 12” dihentikan oleh dua rem cakram (depan/belakang). Dan untuk lebih menambah percaya diri pengemudinya, 946 dibekali rem ABS dan system control traksi elektronik. Suspensi depan menggunakan wishbone tradisional, sementara suspensi belakangnya mengaplikasi shock absorber berisi gas.

Vespa 946 menggendong mesin injeksi satu-silinder dengan 3-katup berkapasitas 125 cc. Dengan mesinnya tersebut, 946 mampu menghasilkan tenaga hingga 12 hp pada 8.250 rpm dan 9,4 Nm pada 6.500 rpm. Mesin yang dikembangkan di Pontedera ini digaransi paling irit BBM dan paling rendah emisi CO2 di kelasnya. Bayangkan saja Anda bisa berkelana sejauh 50 kilometer hanya bermodal seliter bensin. Dan jadwal servis rutinnya, 10 ribu kilometer.

Tags: ,