Rupiah Anjlok Harga Mobil Bakal Naik !

Dalam beberapa minggu belakangan ini nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat benar-benar sangat memprihatinkan. Tak ayal jika kemudian kondisi ini membuat para pelaku bisnis mobil di Indonesia ketar-ketir dibuatnya. Karena itulah, jika kondisi rupiah tak kunjung membaik, maka hal ini berpotensi membuat harga mobil di Indonesia akan mengalami kenaikan menjadi lebih mahal.

Seperti yang diketahui, nilai tukar dolar terhadap rupiah selalu berdampak langsung pada industri otomotif karena beberapa mobil yang diproduksi masih membutuhkan komponen bahan baku yang bergantung dari impor. Meski kebanyakan produksi mobil di Tanah Air saat ini sudah menggunakan komponen lokal hingga mencapai 85 persen, tapi sisanya masih menggunakan bahan impor yang dibeli dengan menggunakan mata uang asing. Sebut saja seperti mesin, baja, dan lain-lain.

Kenaikan harga juga bakal makin dirasakan khusus untuk mobil-mobil CBU (didatangkan utuh melalui impor). Sementara khusus untuk mobil non-CBU kemungkinan besar kenaikannya akan berlangsung secara bertahap.

Selain masalah kurs rupiah yang terus anjlok, pelaku usaha juga dipusingkan dengan rencana kenaikan upah buruh tahun depan yang diusulkan naik hingga 50%. Dengan begitu maka tak ada jalan lain bagi para pelaku usaha industri otomotif selain menaikkan harga jual mobil dalam beberapa waktu ke depan, demi bertahan dan menghindari kerugian.

Kejadian serupa sebenarnya juga pernah terjadi beberapa waktu yang lalu, hanya saja saat itu pelaku industri tidak perlu menaikkan harga mobil karena ketika rupiah melemah, belum ada tiga bulan kemudian kurs rupiah terhadap dollar kembali membaik. Saat ini dolar AS semakin bergerak tak menentu terhadap rupiah. Mata uang AS tersebut menguat tajam terhadap rupiah hari ini. Dikutip dari situs resmi bank BCA, Jumat (24/4/2020) pada pukul 00.48 WIB, dolar berada di level tertingginya di posisi Rp 15.512,00.

Untuk informasi, selama agustus ini beberapa pabrikan mobil sudah menaikkan harga jual untuk beberapa produknya. Pabrikan mobil Honda misalnya, menaikkan harga Honda Jazz dan Brio sekitar Rp 6 juta, kemudian juga Honda CRV yang bahkan mengalami kenaikan harga hingga Rp 24 juta.

Produsen mobil terlaris di Indonesia yakni Toyota masih mempertahankan harga lamanya. Hanya Innova saja yang mengalami kenaikan karena pergantian model beberapa waktu yang lalu. Daihatsu juga per Agustus ini sudah menaikkan harga beberapa produknya sekitar Rp 12 juta.

Tags: