Sejarah Helm Sepeda Motor

Sejarah Helm

Helm bagi pengendara sepeda motor saat ini sudah menjadi kewajaran dan kewajiban guna menjaga keselamatan. Bahkan sebagian orang mengubah tampilan helm menjadi unik sehingga menarik perhatian pengguna jalan lainnya.

Mengenai penggunaan helm di Indonesia sendiri telah melalui masa-masa yang cukup nyleneh. Sempat marak penggunaan helm proyek hingga plastik yang tidak memiliki fungsi pengaman kepala saat mengendarai sepeda motor.

Tentang helm itu sendiri sebenarnya memiliki sejarah panjang dengan fungsi utamanya adalah alat pelindung kepala. Khusus untuk helm pengendara motor penggunaannya setelah banyak kejadian kecelakaan motor fatal hingga merenggut nyawa pada kisaran tahun 1900-an. Dr. Eric Gardner pada tahun 1914 pernah merawat pasien yang gegar otak akibat kecelakaan motor.

Saat itu Eric Gardner mulai mencetuskan ide untuk membuat suatu pelindung kepala guna mencegah pengendara sepeda motor mengalami kerusakan otak jika terjadi kecelakaan fatal. Penemuan Garnder pertama kali digunakan para pembalap di ajang balap motor Isle of Man TT pada tahun itu juga.

the Isle of Man TT race in 1914

Pada waktu itu masih banyak orang yang enggan memakai helm buatan Eric Gardner karena dirasa aneh dan tidak familiar ketika digunakan pada saat mengendarai motor. Orang-orang pada saat itu lebih suka menggunakan topi pelindung berbahan kulit lunak. Fungsinya bukan sebagai pengaman saat berkendara motor tetapi lebih ke fashion yaitu sebagai penahan rambut.

Mengendarai motor dengan menggunakan topi kulit dengan kacamata pada kala itu sudah termasuk sangat terlihat keren. Saat itu yang paling dikenal fashionable menggunakan topi kulit dan kacamata adalah aktor terkenal amerika Marlon Brando.

Tahun 1935 helm sebagai pelindung kepala kembali menjadi bahan pertimbangan penting setelah seorang tentara Inggris T.E. Lawrence meninggal setelah koma akibat kecelakaan saat mengednarai sepeda motor. Cedera parah yang dialami tentara tersebut membuat seorang dokter yaitu Hugh Cairnds melakukan penelitian tentang kematian pengendara motor akibat cedera kepala.

Hasil penelitiannya menghasilkan peningkatan fungsi helm sebagai alat keamanan utama bagi pengendara motor militer maupun sipil. Bahkan saat menunggang kuda pun helm menjadi aturan wajib dan diterapkan hingga sekarang.

Seiring dengan perjalanan waktu perkembangan teknologi sepeda motor semakin pesat. Termasuk salah satunya soal kecepatan laju motor yang makin kencang. Hal itu menjadi perhatian C.F. Lombard, seorang profesor di USC dengan mengembangkan bentuk baru pelindung kepala yang bisa menyerap dampak ketika terjadi benturan.

Helm buatan Lombard terdiri dari tiga lapisan diantaranya bagian terluar terbuat dari fiberglass keras, lapisan tengah dipasang busa untuk meredam benturan, dan lapisan dalam digunakan bahan lembut agar nyaman saat dipakai pengendara.

helm-bell-500

Bell-Star-Helm

Desain helm revolusioner tersebut akhirnya diproduksi oleh BELL dan produk pertamanya dikenal dengan merk BELL 500. Walaupun awalnya pasar masih belum begitu antusias akhirnya pada tahun 1960-an pengendara motor saat itu sudah banyak yang menggunakan helm.

Tahun 1963 menjadi tahun revolusioner bagi BELL dengan mengeluarkan produk terbarunya yaitu Bell Star. Produk tersebut pertama kalinya menggunakan desain helm full face dan harganya mahal. Hal itu seimbang dengan perlindungan lebih canggih yang ditawarkan pada jenis helm Bell Star.

Akhirnya pada jaman sekarang ini perkembangan helm jauh lebih canggih dengan teknologi tinggi sehingga faktor keamanan maksimal digabung dengan kenyamanan saat digunakan oleh pengendara sepeda motor. Bahkan tidak hanya sebatas kecanggihan material helm tetapi juga dibenamkan perangkat elektronik untuk fungsi yang lebih luas.