Tesla Mobil Rela Ganti Nama

Gara-gara punya nama brand yang sudah digunakan oleh perusahaan lain, produsen mobil listrik Tesla Motors terpaksa mengganti namanya khusus untuk pasar China. Tak berbeda jauh dari nama aslinya, Tesla menggunakan nama ‘Tuosule‘ yang pada dasarnya memiliki makna dan arti yang sama seperti Tesla karena nama tersebut merupakan hasil dari transliterasi kata Tesla menurut bahasa China.

Niat Tesla untuk masuk ke China memang tidak berjalan terlalu mulus. Mereka kalah cepat dari salah satu perusahaan China, Baosheng Zhan yang sudah menggunakan nama Tesla terlebih dulu untuk sebuah mobil penumpang sejak tahun tahun 2006 silam. Sementara Tesla sendiri baru mendaftarkan nama mereknya tersebut pada tahun 2009.

Jika Tesla nekat menggunakan nama mereka di China, maka Baosheng Zhan mewajibkan produsen mobil listrik yang berasal dari California tersebut membayar uang kompensasi sebesar USD30 juta. Namun Tesla rupanya tidak mau melembek, mereka lebih memilih untuk mengganti nama saja ketimbang harus dibebani biaya hak cipta, sekaligus untuk menghindari adanya kesalahan persepsi konsumen yang mungkin bisa saja terjadi jika mereka tetap menggunakan nama yang sudah digunakan pada mobil lain.

Tesla Motors berniat untuk menjual produk andalannya yakni Model S di China. Mereka bahkan telah memilih lokasi The Parkview Green Hotel Beijing untuk menjadi diler pertama Tesla yang sekaligus bakal menjadi kantor pusat di China diakhir 2013. Showroom baru Tesla yang berukuran hampir sama besar dengan showroom Amerika itu akan segera dibuka dalam jangka waktu dekat namun diperkirakan hanya menerima pesanan saja dan belum bisa menjual.

Tags: ,