Tesla Motors & Mercedes-Benz Menggunakan Teknologi Google Glass

Google Glass benar-benar telah menjadi fenomena besar hampir di seluruh belahan dunia. Kehadirannya sebagai perangkat revolusioner memang tidak dapat dipungkiri telah menjadi salah satu gebrakan terbaru dalam bidang teknologi.

Sudah bisa ditebak, tak perlu menunggu waktu lama untuk mengetahui jika pada akhirnya para perusahaan otomotif juga akan ikut-ikutan melibatkan diri ke dalam hingar-bingar teknologi canggih yang dihadirkan lewat perangkat komputer berbentuk kacamata tersebut.

Meskipun hingga saat ini Google Glass belum resmi dipasarkan ke publik karena masih dalam tahap penyempurnaan, namun beberapa perusahaan otomotif mengaku telah mengambil langkah serius guna mengembangkan teknologi tersebut, untuk mengintegrasikannya ke mobil-mobil masa depan yang nantinya akan mereka produksi.

Tesla Motors

Perusahaan otomotif yang memfokuskan diri pada pengembangan mobil sport elektrik ini mengumumkan bahwa pihaknya akan mengadaptasi sistem pada Google Glass untuk diterapkan pada mobil-mobilnya, yang akan dimulai pada seri S.

Dengan memanfaatkan aplikasi Google Glass yang kemudian diberi nama ‘GlassTesla’, Tesla Motors berniat untuk memberi kenyamanan berlebih bagi para konsumennya, dimana untuk melakukan sesuatu hanya dibutuhkan beberapa perintah sederhana melalui Google Glass yang sedang dikenakan oleh pengemudi.

Berikut ini beberapa fungsi dari aplikasi Google Glass yang tengah dikembangkan oleh Tesla Motor :

1. Car Climate
Dengan fitur ini, pengendara bisa mengendalikan suhu udara kabin sesuka hati hanya dengan menggunakan Google Glass.

2. Lock and Unlock
Dengan fitur ini, pengemudi bisa membuka dan mengunci pintu mobil dan sunroof melalui Google Glass. Untuk mengaktifkannya, pengguna hanya perlu melakukan perintah suara.

3. Fitur Isi Ulang Baterai
Karena Tesla Motors merupakan perusahaan otomotif yang bergerak di bidang mobil sport dengan tenaga baterai. Maka tentunya urusan yang berkaitan dengan baterai mobil juga mendapat perhatian serius disini. Dengan fitur ini, pengguna dapat menampilkan info status pengisian baterai mobil, termasuk melakukan perintah isi ulang ataupun berhenti, serta membuka port pengisian ulang baterai hanya melalui Google Glass.

4. Fitur Jarak Jauh
Dengan fitur ini, pengguna dapat menemukan mobilnya dengan mudah saat tersesat di parkiran. Jika mobil masih belum dapat ditemukan, pengguna juga bisa mengaktifkan klakson atau lampu flash meski dari jarak jauh.

Mercedes-Benz
Sedikit berbeda dengan Tesla Motors, lembaga riset dan pengembangan Mercedes-Benz Amerika Utara (Mercedes-Benz Reseach & Development North America – MBRDNA) saat ini lebih memfokuskan diri dalam pengembangan aplikasi Google Glass dengan sistem navigasi.

Ide dasarnya adalah bagaimana menghilangkan kesulitan memasukkan kembali tujuan navigasi pada perangkat yang berbeda. Jadi target dari proyek ini adalah menghasilkan transisi mulus alias tanpa jeda (seamless transition) dari petunjuk arah/navigasi di dalam mobil ke navigasi langsung pada pengguna ketika sedang berjalan kaki.

Cara kerjanya : Sistem ini akan menggabungkan sistem navigasi mobil Mercedes dengan Google Glass yang dipakai oleh pengemudi. Ketika pengemudi masih di luar mobil dan memasukkan arah/tujuan ke Goggle Glass, maka ketika pengemudi masuk ke dalam mobil secara otomatis petunjuk arah/navigasi yang sudah di setting tadi akan langsung masuk ke dalam sistem GPS mobil. Kemudian setelah pengemudi tiba di tujuan dan turun dari mobilnya, petunjuk arah/navigasi tersebut secara otomatis akan dikembalikan lagi ke Google Glass sehingga bisa digunakan sebagai petunjuk arah ketika pengguna sedang berjalan kaki.

Hingga saat ini aplikasi tersebut masih dalam tahap pengembangan yang lebih lanjut. Mercedes-Benz sendiri mengatakan bahwa teknologi yang diusungnya tersebut masih belum bisa diaplikasikan pada mobil-mobil yang mereka produksi. Namun Mercedes-Benz tidak menutup kemungkinan jika nantinya aplikasi tersebut sudah bisa diluncurkan ke publik, bersamaan dengan peluncuran Google Glass yang rencananya akan rilis di pasaran secara luas pada tahun 2014 mendatang.