VW Kombi Last Edition

Sejak akhir tahun 2012 lalu, Volkswagen sudah mengumumkan bahwa mereka berniat untuk mempensiunkan salah satu model andalannya yakni Kombi camper/van combo atau di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan VW Kombi (Baca di: Akhir Perjalanan VW Kombi).

Menjelang dihentikannya produksi mobil yang termasuk sebagai mobil VW terlaris sepanjang sejarah tersebut, Volkswagen berniat membuatkan Kombi edisi khusus (edisi terakhir) sebagai bentuk salam perpisahan.

Dikabarkan bahwa nantinya bakal da 600 unit edisi terakhir Kombi yang akan diproduksi oleh VW. Type 2 yang sempat diproduksi di Jerman pada tahun 1950 silam dipilih sebagai model untuk edisi spesial tersebut. Hampir seluruh bagian bodi mobil itu akan dilabur warna biru yang dipadu putih. Peleknya bakal menggunakan pelek 14 inci dengan ban bergaris putih.

Kemudian untuk menunjukkan jati dirinya, sebuah tulisan ’56 Years – Kombi Last Edition’ akan disematkan. Sementara di jantungnya, masih ada mesin 1.4 liter yang menyalurkan 80 hp dan torsi 91 lb-ft ke roda belakang melalui transmisi 4-speed. Dengan mesinnya tersebut, VW Kombi diklaim sanggup menggeber kecepatan maksimum hingga 130 km/jam.

Karena bakal jadi incaran kolektor, harga VW Kombi edisi spesial ini juga diperkirakan akan tinggi. Paling murah sekitar 38.000 dolar Amerika Serikat atau Rp 380 juta. Itu artinya harga VW Kombi edisi spesial ini dua kali lebih mahal dari harga regulernya dan hampir sama dengan harga VW Jetta terbaru yang sudah dilengkapi dengan turbocharged.

Perakitan VW Kombi edisi spesial tersebut dilakukan di Sao Bernando do Campo, Sao Paulo, Brasil, satu-satunya pabrik VW yang masih memproduksi VW Kombi sejak 1957 hingga kini. Kombi diklaim sebagai mobil dengan umur terpanjang di industri otomotif, yakni mencapai tahun ke-64.

Hingga bulan Juli 2013, pabrik VW di Sao Paulo, Brasil masih memproduksi 251 VW Kombi tiap harinya. Produk dari pabrik tersebut telah diekspor ke beberapa negara, yaitu Aljazair, Argentina, Chili, Peru, Meksiko, Nigeria, Peru, Meksiko, Venezuela dan Uruguay sejak 1970. Produksi model legendaris asal Jerman itu sendiri secara resmi akan berakhir pada 31 Desember 2013 mendatang.

Produksi Kombi terpaksa dihentikan karena Brasil mengeluarkan undang-undang (regulasi) baru terkait keselamatan kendaraan yang dijual di Amerika Selatan. Dalam regulasi tersebut, mulai 1 Januari 2014 tiap mobil yang diproduksi haruslah memiliki fitur keselamatan minimal seperti anti-lock brake system (ABS) dan kantung udara ganda.

Tak dapat dipungkiri, model ini punya kesan khusus bagi para pecintanya, terutama bagi para pemilik yang cinta dengan nuansanya yang melankolis. Ide orisinil VW Kombi berasal dari importir VW asal Belanda, Ben Pon, yang membuat sketsanya di tahun 1947. Tiga tahun kemudian, kreasinya masuk jalur produksi.

Model yang memiliki ciri khas paling kental adalah VW Kombi generasi awal yang waktu itu memiliki model kaca depan terpisah. Model ini masih diproduksi sampai 1967. Setelah 1967, Volkswagen memproduksi generasinya yang kedua, yang membedakan hanya kaca depan yang kini menjadi satu bagian serta celah angin pada jendela samping.

Meskipun produksi Kombi akan segera berakhir, namun Volkswagen jauh-jauh hari sudah berniat untuk menciptakan generasi penerusnya. Kabarnya model Bulli Concept yang sebelumnya sempat muncul di ajang Toronto Motor Show tahun 2012 silam bakal menjadi calon terkuat untuk menjadi pengganti VW Kombi.